7 GAME PALING SENSUAL SEPANJANG MASA

Tidak dapat dipungkiri, game dan industri yang berada di belakangnya adalah sebuah lingkungan yang unik. Bagaimana tidak? kreativitas tinggi yang dibutuhkan di dalamnya membuat berbagai macam ide dapat menyatu di dalam satu karya. Seperti halnya berbagai produk kreatif yang lainnya, game juga tidak dibatasi oleh hal-hal yang bersifat fisik. Tidak mengherankan jika terkadang kita menemukan game yang menghasilkan “sensasi” yang seharusnya tidak dihasilkan oleh genre yang diusung, baik yang disengaja maupun tidak. 

Salah satu yang paling sering terjadi, dipungkiri atau tidak, adalah pengalaman gaming yang justru membuat libido para gamer pria meningkat, padahal genre yang diusung tidak menyinggung hal-hal yang berbau pornografi. Terlepas dari masalah perbedaan sudut pandang atau mungkin pikiran yang sudah “terkontaminasi” atau tidak, beberapa game memang mampu menghasilkan pengalaman seperti ini. Kita tidak sedang membicarakan tampilan karakter dengan balutan pakaian superminim dan tubuh yang seksi belaka. 

Libido pria tidak akan naik hanya dengan parameter yang dangkal seperti itu. Beberapa game di daftar berikut, bahkan mampu memicu gairah tidak dengan tampilan karakter, namun juga pada sound effect, voice acting, suasana gameplay, hingga “kepribadian” karakter yang dibawakan dengan baik. Hal tersebutlah yang kemudian memicu kesansensual yang kental. Berikut 7 Game Paling Sensual Sepanjang Masa, yaitu : 

1. Final Fantasy XIII 


Anda mungkin sudah mulai bertanya-tanya, “Apa yang bisa memicu libido pria di game RPG linear semacam Final Fantasy XIII?”. Tidak ada adegan yang menggugah itu semua atau fan-service yang kentara di dalamnya. Namun, pernahkah Anda mencoba fokus kepada tampilan satu karakter saja, yakni si Vanille? Karakter wanita ini memang tidak tampil seksi secara fisik, namun caranya bertutur kata, tampilan wajahnya yang innocent, voice acting yang lembut, gerak tubuhnya saat bertarung, dan gerak tubuhnya saat berlari. Banyak pria yang akan merasa senang menyelamatkan dunia jika didukung karakter wanita seperti Vanille. Walaupun itu akan membuat mereka terbunuh. 

2. Oneechanbara 


Apa yang seharusnya ditawarkan oleh sebuah game survival horror? Ketakutan. Itu mungkin jawaban yang paling tepat. Akan tetapi, bagaimana jika karakter yang Anda gunakan ternyata seorang wanita muda, seksi, berbusana bikini dengan pedang tajam dan kepribadian kuat? Well, Anda mungkin akan tetap berfokus kepada upaya memotong tubuh setiap zombie yang ada, namun tidak jarang pandangan Anda akan liar berfokus ke sang karakter utama. Membasmi zombie belum pernah terasa menyenangkan seperti ini. 

3. Blood Rayne 

You can call me a creep! Mengapa? karena ada sesuatu yang sangat menggoda di balik sifat kejam vampire haus darah, Rayne ini. Caranya bertarung dan menghisap darah terasa begitu seksi. Apalagi ketika Anda mulai menamatkan cerita dan mendapatkan berbagai alternatif kostum yang dapat dibuka. Dari pakaian cowgirl hingga long dressyang elegan dapat Anda pilih sembari memutilasi vampire yang lain. Keren! 

4. Haunting Grounds 


Banyak yang memberikan rekomendasi kepada saya untuk menyertakan game ini ke dalam list game paling menakutkan sepanjang masa. Namun, sejauh yang saya ingat, ketika memainkan game ini di Playstation 2 dulu (walaupun tidak lama memainkannya), Haunting Grounds juga menawarkan “hal lain” selain sekadar ketakutan. Sesuatu yang lebih menggoda. Bagaimana tidak, voice acting yang dihadirkan, kepribadian, bentuk tubuh, karakteristik permainan, reaksi terhadap musuh, hingga beberapa cut-scene yang ada justru membuat game ini tampil “seksi”. Lihat saja “hubungan” yang tercipta antaraDaniella dan karakter utama, Fiona. Anda merasakan ketakutan, tetapi di saat bersamaan pula, merasa libido terpompa kencang. 

5. Heavy Rain 


Hanya ada satu karakter wanita di Heavy Rain dan Madison Paige-lah yang menjadi sumber dari pengalaman yang berbeda tersebut. Heavy Rain sendiri adalah game drama interaktif yang sangat menarik, berkisah tentang pembunuhan keji terhadap anak dan misteri di baliknya. Namun, ketika Anda memainkan Paige, ada sedikit atmosfer permainan yang berbeda. Walaupun tampil sebagai karakter yang kuat dan cerdas, Paige seringkali tampil menonjolkan sisi fisiknya yang memang menggoda. Sempat beberapa kali tampil nude di dalam game, Paige menjadi sisi berbeda alasan para pria senang memainkan Heavy Rain. 

6. Tomb Raider Underworld 


Lara Croft memang terkenal sebagai ikon gaming yang sarat dengan pesona sensualitas yang kentara. Mengombinasikannya dengan grafis yang lebih baik dan pakaian ketat sepanjang permainan, bahkan pakaian renang di dalamnya? Beberapa mungkin akan merasa ini merupakan sebuah hal yang biasa, namun banyak pula yang melihatnya dengan sebagai sesuatu yang sensual. Anda harus coba memainkannya sendiri. 

7. Fear Effect 2 


Salah satu game yang paling mengundang kontroversi di zaman Playstation 1 dulu adalahFear Effect 2. Game yang sebenarnya mengusung genre action ini memang seru untuk dimainkan. Menjadi masalah ketika berbagai konten yang dihadirkan cukup menjurus kepada hal-hal yang cukup tabu untuk anak-anak di bawah umur. Pasangan dua karakter utama wanita yang dihadirkan memang dikondisikan sebagai pecinta sesama jenis. Jadi, jangan heran jika sisi “gelap” Anda mengharapkan sesuatu yang lebih di game ini.

7 FENOMENA AJAIB YANG TERJADI DALAM PIKIRAN MANUSIA

1. Deja Vuu


Deja vu adalah pengalaman tertentu akan sesuatu yang sedang berlangsung di mana anda sudah mengalaminya atau melihat situasi baru itu sebelumnya – anda merasa seolah-olah peristiwa telah terjadi atau sedang mengulanginya.

Pengalaman itu biasanya disertai oleh perasaan yang kuat seperti sudah mengenal dan suatu perasaan berupa kengerian, asing, atau aneh. Pengalaman “yang sebelumnya” ini biasanya berhubungan dengan mimpi, tetapi kadang kadang ada suatu perasaan pasti bahwa itu sudah terjadi di masa lalu.

2. Deja Vecu


Deja vecu (Dibaca deya vay-koo) adalah apa yang dialami banyak orang ketika mereka berpikir sedang mengalami deja vu. Deja vu adalah perasaan telah melihat sesuatu sebelumnya, sedangkan deja vecu adalah pengalaman setelah melihat suatu peristiwa sebelumnya, tapi hanya di dalam detil yang besar – seperti mengenali bau-bauan dan bunyi-bunyian. Hal ini juga biasanya disertai oleh suatu perasaan yang sangat kuat akan pengetahuan sesuatu yang akan datang kemudian. Pengalaman yang pernah terjadi – tidak hanya mengenal apa yang akan datang berikutnya – tetapi juga mampu mengatakan kepada orang di sekitar apa yang akan datang itu, dan biasanya itu adalah benar. Ini sangat aneh dan sensasi yang tidak bisa dijelaskan.

3. Deja Visite



Deja Visite adalah pengalaman yang hanya sedikit orang mengalaminya di mana melibatkan suatu pengetahuan gaib akan suatu tempat yang baru. Sebagai contoh, anda mungkin pernah mengetahui jalur jalan di suatu kota yang baru anda datangi atau pemandangannya meskipun tidak pernah ke sana sebelumnya, dan anda yakin mustahil mempunyai pengetahuan tentang itu. Kalau Deja Visite tentang hubungan-hubungan geografis dan ruang, selagi Deja Vecu adalah tentang kejadian-kejadian sementara waktu. Nathaniel Hawthorne menulis tentang sebuah pengalaman seperti ini di dalam bukunya “Our Old Home” di mana dia mengunjungi sebuah benteng yang sudah hancur dan mempunyai pengetahuan lengkap mengenai denah tata letaknya. Ia kemudiannya mampu melacak pengalaman itu dalam sebuah puisi karangan Alexander Pope yang dibacanya beberapa tahun kemudian. Puisi itu menggambarkan keadaan benteng itu dengan akurat persis seperti yang diketahuinya.

4. Deja Senti


Deja Senti adalah fenomena akan sesuatu yang pernah dirasakan. Hal ini eksklusif sebuah fenomena kejiwaan dan jarang menetap di dalam ingatan anda setelah itu. Di dalam kata-kata dari orang setelah mengalaminya adalah: “Apa yang menjadi perhatian adalah apa yang sudah diperhatikan sebelumnya, dan sungguh sudah dikenal, tetapi sudah dilupakan untuk sementara waktu, dan sekarang merasa puas seakan-akan hal itu telah diingat kembali. Kemampuan mengingat itu selalu dimulai dengan suara orang lain, atau oleh perkataan dari pikiranku sendiri, atau dengan apa yang kubaca dan perkataan jiwa. Aku pikir selama keadaan tidak normal aku berkata-kata secara umum beberapa kalimat sederhana seperti Oh, ya. Aku mengerti, Tentu saja, aku ingat, dan lain-lain, hanya satu atau dua menit kemudian aku dapat mengingat kembali semuanya, dengan tidak memerlukan kata-kata maupun pemikiran yang dinyatakan dengan lisan untuk menimbulkan ingatan. Aku hanya mendapatkan bahwa perasaan itu serupa dengan apa yang sudah kurasakan sebelumnya di dalam kondisi tidak normal seperti itu. Anda berpikir baru saja mengucapkannya, tetapi anda juga menyadari bahwa sesungguhnya tidak mengucapkan suatu kata pun.

5. Jamais Vu



Jamais vu (tidak pernah melihat) digambarkan sebagai sebuah situasi sudah pernah dikenal tapi tidak bisa mengenali. Hal itu sering dianggap sebagai kebalikan dari deja vu dan menimbulkan perasaan ngeri dan takut. Anda tidak mengenali sebuah situasi meskipun anda mengetahui secara rasional bahwa anda telah berada di dalam situasi itu sebelumnya. Secara umum dapat dijelaskan ketika seseorang beberapa saat tidak mengenali seseorang, kata, atau tempat yang sebetulnya sudah diketahuinya. Ini menjadikan orang percaya bahwa jamais vu merupakan sejenis gejala dari kelelahan otak.

6. Presque Vu



Presque vu sering diungkapkan dengan kata-kata, “serasa sudah di ujung lidah” – merupakan perasaan yang kuat bahwa anda akan mendapatkan petunjuk atau ilham akan apa yang terlupa, tapi tidak pernah datang. Istilah “presque vu” artinya “hampir melihat”. Sensasi presque vu dapat sangat mengacaukan perasaan dan pikiran, dan seringkali orang sudah tidur dibuatnya.

7. Lesprit de lEscalier


L’esprit de l’escalier (lelucon di tangga rumah) adalah rasa untuk berpikir suatu komentar balasan yang cerdas ketika hal itu sudah terlambat untuk disampaikan. Ungkapan itu dapat digunakan untuk menguraikan tentang komentar balasan yang cepat terhadap penghinaan, atau setiap komentar pintar dan jenaka, walaupun kedatangannya sudah terlambat dan tidak berguna lagi diumpamakan kita berpikir ketika sudah berada di atas tangga meninggalkan suatu kejadian.

Sebuah kata dari bahasa Jerman treppenwitz digunakan untuk maksud yang sama. Ungkapan yang terdekat di dalam bahasa Inggris untuk menguraikan situasi ini adalah “being wise after the event atau menjadi bijaksana setelah kejadian. Peristiwa itu biasanya disertai oleh perasaan penyesalan karena tidak terpikirkan sebelumnya untuk memberikan komentar balasan yang cepat di saat diperlukan. Tapi mungkin lebih bijaksana kalau kita berpikir bahwa balasan itu mungkin bisa merunyamkan hubungan. Tuhan menyintai orang yang sabar dan menahan diri.

"TIMSAH ARENA" STADION UNIK BERBENTUK BUAYA RAKSASA


Klub Superlig Turki, Bursaspor, punya julukan "Yesil Timsahlar", yang dalam bahasa Indonesia berarti "Buaya Hijau". Terinspirasi oleh julukan tersebut, Bursaspor merilis desain stadion baru mereka yang berbentuk buaya raksasa

Stadion yang terletak di kota Bursa, Turki, ini rencananya akan berkapasitas 45 ribu tempat duduk, sebuah stadion sepak bola modern yang diberi nama "Timsah Arena" atau mungkin bisa disebut sebagai "kandang buaya" (timsah = buaya).
Berikut beberapa gambar calon homebase baru Bursaspor, Timsah Arena, yang menurut beberapa suporter Bursaspor sendiri lebih mirip ular hijau raksasa daripada seekor buaya.

SIANG






MALAM