10 BAHASA PALING TERPOPULER DI DUNIA

Bahasa merupakan sarana penghubung komunikasi antarmanusia. Tapi bahasa apa saja yang paling populer?

Berikut adalah 10 Bahasa Paling Terpopuler di Dunia seperti dilansir ListVerse:

1. Bahasa Mandarin

Bahasa Mandarin

Jumlah pengguna bahasa Mandarin berkisar satu miliar orang. Tak heran karena jumlah warga China pun sangat banyak.

2. Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

Tidak mengherankan kalau bahasa Inggris menduduki urutan kedua, karena bahasa ini resmi menjadi bahasa internasional dan juga jadi bahasa kedua di beberapa negara.

Banyak pula negara menggunakan bahasa utama di tempat mereka. Ada sekitar 508 juta orang yang menggunakan bahasa ini.

3. Bahasa Hindustan

Bahasa Hindustan

Jumlah orang yang menggunakan bahasa ini adalah sekitar 497 juta. Tidak mengherankan pula, karena India, yang menggunakan bahasa Hindustan sebagai bahasa resmi, memiliki jumlah populasi cukup besar.

4. Bahasa Spanyol

Bahasa Spanyol

Ada 392 juta orang menggunakan bahasa ini. Hal ini bukan karena faktor jumlah penduduk Spanyol, melainkan pada banyaknya negara jajahan mereka, termasuk beberapa negara di Amerika Latin, yang turut menggunakan bahasa Spanyol.

5. Bahasa Rusia

Bahasa Rusia

Setelah Uni Soviet pecah, banyak muncul negara baru di bekas wilayah tersebut, yang tentunya masih menggunakan bahasa Rusia sebagai bahasa ibu.

Diperkirakan ada 277 juta orang yang berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Rusia.

6. Bahasa Arab

Bahasa Arab


Ada sekitar 246 juta orang yang menggunakan bahasa Arab. Bahasa Arab pun merupakan salah satu bahasa tertua yang ada di muka Bumi. Banyak negara di wilayah Timur Tengah dan Jazirah Arab yang menggunakan bahasa ini.

7. Bahasa Bengali

Bahasa Bengali

Tercatat ada sekitar 211 juta orang yang menggunakan bahasa Bengali yang digunakan di Bangladesh.

8. Bahasa Portugis

Bahasa Portugis


Sekitar 191 juta orang berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Portugis. Tidak mengherankan pula, Portugal dikenal merupakan 'bangsa petualangan'. Negara jajahannya bertebaran, yang tentunya turut menggunakan bahasa Portugis.

9. Bahasa Melayu-Indonesia

Bahasa Melayu-Indonesia

Jumlah orang yang menggunakan bahasa Melayu-Indonesia adalah berkisar 159 juta. Indonesia memiliki penduduk banyak. Terlebih Malaysia dan Brunei juga masih satu rumpun dengan Indonesia.

10. Bahasa Prancis

Bahasa Prancis

Tercatat ada sekitar 129 juta orang yang menggunakan bahasa Perancis. Selain di Prancis, bahasa ini juga digunakan di beberapa negara lain seperti Belgia, Swiss, Canada, Haiti, dan beberapa negara Afika bekas jajahan Prancis.

GOOGLE PERINGATI HARI KEMERDEKAAN INDONESIA KE-68

Tepat hari ini, 17 Agustus 2013, Google mengganti logonya yang biasa disebut Google Doodle dengan nuansa kemerdekaan Indonesia. Ya, raksasa internet asal AS itu turut merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia ke-68.

Google Peringati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-68

Untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada tahun ini, Google Doodle tampil dengan nuansa Merah Putih dengan lambang Garuda Pancasila yang disematkan pada bagian tengah sebagai pengganti huruf O. Ini adalah tahun kelima bagi Google merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia.

17 Agustus 1945, atau tepat 68 tahun yang lalu, kemerdekaan Indonesia diproklamirkan oleh dua founding father negeri ini, Soekarno dan Mohammad Hatta, di Jalan Pegangsaan Timur No 56, Jakarta. Tanggal ini kemudian dirayakan sebagai Hari Kemerdekaan Indonesia tiap tahun.

Sejarah mencatat, penyusunan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilakukan Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardjo di rumah seorang perwira tinggi Angkatan Laut Jepang, Laksamana Tadashi Maeda di Jalan Imam Bonjol No 1, Jakarta.

Penyusunan teks Proklamasi tersebut turut disaksikan oleh Sukarni, BM Diah, Sudiro, dan Sayuti Melik Sukarni mengusulkan agar yang menandatangi teks Proklamasi itu adalah Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia. Setelah konsep selesai disepakati, Sayuti Melik menyalin naskah tersebut dengan menggunakan mesin ketik.

Pada awalnya pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia akan dilakukan di Lapangan Ikada (sekarang kawasan Monas). Namun karena alasan keamanan, maka pembacaan teks Proklamasi dipindahkan ke kediaman Soekarno, di Jalan Pegangsaan Timur No 56 (sekarang Jalan Proklamasi No 1) pada 17 Agustus 1945 sekitar pukul 10 pagi.

Saat ini, setiap 17 Agustus, selalu dilakukan upacara penaikan bendera pada pagi hari dan penurunan Sang Saka Merah Putih pada sore harinya di Istana Negara.

Sementara di masyarakat, perayaan selalu diwarnai dengan sejumlah lomba seperti panjat pinang, makan kerupuk dan lomba balap karung.