LUKISAN KOSONG INI DILELANG SEHARGA RP. 834 JUTA

Anda berpikiran bahwa lukisan yang mahal adalah lukisan yang artistik, abstrak, atau full color? Eits, tunggu dulu. Ketika melihat sepintas lukisan ini anda mungkin akan berpikir bahwa karya ini merupakan aksi iseng sang pelukis, karena apa yang ada lihat tidak lebih dari sebuah kertas putih polos dengan garis hitam yang mengelilinginya ditambah tanggal pembuatan yang berada pada pojok bawah.

Namun, siapa yang menyangka kalau karya artis Bob Law ini akan dilelang dengan harga 60.000 poundsterlingatau setara dengan 834 juta rupiah?


Karya yang ia namakan Nothing to be Afraid of V 22.8.69 ini akan dilelang pada penjualan seni kontemporer Bonhams.

Profil Bob Law


Law digambarkan sebagai salah ‘founding fathers’ dari lukisan minimalis Inggris, dan meninggal pada April 2004 pada usia 70 tahun.

Bob Law lahir pada tahun 1934 di Brentford, Middlesex, dan memutuskan untuk tidak akan menempuh karir sebagai arsitek, kemudian tahun 1957 ia pindah ke St Ives, Cornwall, dan di sanalah dia belajar melukis.

BERBAGAI JENIS MACAM DANAU

Tentu semua sudah tahu apa itu danau, kan? Jika kamu pergi ke Sumatera Utara, kamu akan menemukan Danau Toba yang luas dan indah. Jika kamu pergi ke daerah Poso, Sulawesi Tengah, kamu akan menemukan Danau Poso. Meski keduanya adalah danau, tetapi keduanya berbeda dilihat dari proses pembuatannya. Lalu, apa sajakah jenis-jenis danau? 

Sebelum membahas jenis-jenisnya, pertama-tama kita harus memahami apa itu danau. Danau adalah suatu genangan air dalam jumlah besar yang menempati cekungan dan terletak di wilayah daratan. Suatu genangan dapat disebut danau jika memenuhi kriteria berikut.

  • Permukaan air cukup luas sehingga terdapat gelombang.
  • Air cukup dalam sehingga terdapat perbedaan suhu pada berbagai kedalaman air.
  • Vegetasi yang mengapung (ganggang) tidak cukup banyak untuk menutupi seluruh permukaan air.
Jika kita melihat pengertian dan berbagai kriteria danau seperti di atas, tentu itu sangat luas cakupannya. Bahkan, waduk pun bisa dikatakan sebagai danau, tetapi tentu saja waduk berbeda jenisnya dengan danau-danau lainnya. Danau biasanya dibedakan berdasarkan bagaimana danau itu bisa terjadi. Jenis-jenis danau bedasarkan proses kejadiannya:

1) Danau Vulkanik

Danau vulkanik terbentuk akibat aktivitas vulkanik (gunung berapi). Danau yang terbentuk disebut danau crater. Contoh: Danau Poso dan Danau Kerinci.

Danau Kerinci

2) Danau Tektonik

Danau tektonik terbentuk ketika terjadi gerakan/pergeseran lempeng tektonik. Rongga yang terbentuk akibat pergeseran lempeng tersebut akhirnya terisi oleh air hujan dan membentuk genangan air yang sangat luas. Contoh danau yang terbentuk dari proses ini adalah Danau Singkarak dan Danau Towuti.

Danau Singkarak

3) Danau Tektovulkanik

Danau ini terbentuk akibat penggabungan proses tektonik dan vulkanik. Bisa saja suatu lempeng tektonik bergeser oleh karena aktivitas vulkanik yang dahsyat (seperti gunung meletus). Pergeseran lempeng tersebut menimbulkan suatu celah, yang ketika terisi oleh air membentuk suatu genangan air. Contohnya Danau Toba.

Danau Toba

4) Danau Glasial

Danau glasial (gletser) biasanya terbentuk di daerah pegunungan. Hasil erosi salju yang berupa basin (cekungan di lereng) jika terisi oleh air hujan atau salju yang mencair akan membentuk genangan yang disebut danau gletser.

5) Danau Aliran

Sungai yang sudah besar dan tua biasanya membentuk kelokan aliran sungai, yang disebut meander. Jika oleh karena suatu sebab, meander sungai itu terpotong (mungkin aliran sungai berubah arah atau sebagainya) akan terbentuk sisa aliran yang tertinggal. Jika sisa aliran ini terisi lebih lanjut oleh air hujan, maka akan terbentuk danau oxbow.

Danau Oxbow

6) Danau Karst

Danau ini terbentuk melalui proses pelarutan zat kapur oleh air. Akibat proses ini terbentuklah suatu dolina, yang jika terisi oleh air akan membentuk danau karst. Contoh: Danau Lais Da Rims.
Danau Lais Da Rims

7) Danau Laguna

Danau ini terjadi akibat kombinasi antara angin dan ombak yang membentuk tanggul-tanggul pasir di sepanjang pantai. Kemudian, tanggul-tanggul pasir ini membentuk suatu genangan air yang disebut danau laguna. Contoh: Danau di San Luis Obispo, Amerika.

Danau di San Luis Obispo

8) Danau Buatan (Waduk)

Danau ini terbentuk dari usaha pembendungan sungai oleh manusia. Contoh waduk ada banyak, di antaranya Waduk Jatiluhur, Waduk Saguling, dan Waduk Gajah Sungkur.

BAGAIMANA SIH KEHIDUPAN BINTANG?

Bintang adalah bola besar dan berpijar di angkasa yang tersusun atas gas hidrogen, helium, dan unsur-unsur lain. Bagi orang-orang di bumi, bintang-bintang tampak sangat redup dan kecil, jika dibandingkan dengan matahari kita (yang notabene juga sebuah bintang). Kenyataannya, banyak bintang yang sangat besar, dan bahkan berkali-kali lebih besar dari matahari. Mereka tampak redup mungkin karena jarak mereka sangat jauh dari kita. Apakah kehidupan bintang itu sama dengan matahari? Sebenarnya, kehidupan bintang berbeda-beda satu sama lain karena berbagai faktor. Bintang kecil menghabiskan bahan bakar mereka (gas hidrogen) lebih lambat daripada bintang yang besar, sehingga mereka dapat hidup lebih lama. 

Bagaimana suatu bintang dilahirkan?

Ada banyak teori yang menyatakan hal ini, tapi yang paling dipercayai saat ini adalah teori nebula. Teori ini menjelaskan bahwa bintang dilahirkan di dalam debu dan awan gas raksasa yang disebut nebula. Saat debu dan gas menyusut akibat tarikan gravitasi, massa materi menjadi sangat padat dan panas. Jika panas yang terbentuk sudah sampai pada temperatur yang optimal, gas hidrogen mulai “terbakar” melalui reaksi fusi nuklir dan memancarkan energi dalam bentuk cahaya dan panas. Akhirnya, sebuah bintang baru mulai bersinar.




Selain bintang, umumnya materi awan dan debu tersebut juga membentuk planet-planet (disebut tata surya/solar system). Saat debu dan gas menyusut akibat tarikan gravitasi, rotasi materi tersebut semakin lama semakin tinggi hingga bagian tengahnya menggelembung. Akhirnya, sebagian lingkaran materi itu terlempar keluar dan kemudian mendingin, mengecil, dan berubah menjadi planet. Sementara itu, bola materi yang berada di tengah membentuk bintang.

Masa hidup bintang dapat mencapai jutaan tahun. Selama hidupnya, bintang membakar energi dan memancarkan cahaya dan panas.

Bagaimana Akhir Kehidupan Bintang?

Pada saat kehabisan bahan bakar (hidrogen), bintang-bintang membengkak dan permukaannya menjadi dingin (meski bagi kita tentu saja masih sangat panas). Bintang-bintang yang besar akan tumbuh menjadi “raksasa biru” dan meledak sebagai supernova. Bintang-bintang yang lebih kecil mengembang dan menjadi raksasa merah besar. Kemudian bintang-bintang itu kehilangan sebagian besar materi yang dimilikinya dan menyusut menjadi bintang katai putih. Bintang ini sangat kecil dan padat (seukuran bumi) , suhu permukaannya bisa mencapai 8000°C.


Kehidupan bintang berukuran kecil

Ledakan supernova dapat menghasilkan salah satu dari dua macam objek yang sangat aneh, yaitu sebuah pulsar atau sebuah lubang hitam. Keduanya berputar sekitar 1000 kali dalam sedetik. Pulsar akan terbentuk setelah inti bintang raksasa dilumatkan. Akan tetapi, jika inti bintang itu dilumatkan sampai batas tertentu, inti ini akan menjadi sangat padat dan otomatis memiliki gravitasi yang luar biasa besar. Inti bintang ini berubah menjadi lubang hitam. Lubang hitam memiliki gravitasi dimana segala sesuatu dalam jarak tertentu tersedot olehnya, meskipun itu adalah cahaya.


Lubang Hitam


Sebuah model pulsar

Sekedar info
Bintang katai putih sangat padat sehingga satu sendok teh materi katai putih akan berbobot satu ton (hampir sama dengan berat mobil kecil). Akan tetapi, satu sendok teh material pulsar akan berbobot satu miliar ton, lebih berat dari bobot seluruh mobil yang ada di dunia.