LEDAKAN BINTANG PALING MENAKJUBKAN DI LUAR ANGKASA

Supernova adalah ledakan dari suatu bintang di galaksi yang memancarkan energi lebih banyak dari nova. Peristiwa supernova ini menandai berakhirnya riwayat suatu bintang. Bintang yang mengalami supernova akan tampak sangat cemerlang dan bahkan kecemerlangannya bisa mencapai ratusan juta kali cahaya bintang tersebut semula, beberapa minggu atau bulan sebelum suatu bintang mengalami supernova bintang tersebut akan melepaskan energi setara dengan energi matahari yang dilepaskan matahari seumur hidupnya, ledakan ini meruntuhkan sebagian besar material bintang pada kecepatan 30.000 km/s (10% kecepatan cahaya)dan melepaskan gelombang kejut yang mampu memusnahkan medium antarbintang.

Nah berikut ini ada beberpa ledakan bintang paling Mneakjubkan

Garis X-ray Di Supernova Tycho



Gambar ini berasal dari Observasi Chandra yang sangat mendalam dari sisa – sisa super Tycho. X-ray bertenaga rendah (warna merah) memperluas puing – puing ledakan. Sedangkan X-ray warna Biru menunjukkan gelomband ledakan. Supernova seperti ini tidak pernah dilihat sebelumnya.

Supernova Casseopia A


Gambar ini menyajikan komposit sinar-X dari Chandra (merah, hijau, dan biru) dan data optik dari Hubble (emas) dari Cassiopeia A, sisa-sisa bintang raksasa yang meledak dalam supernova. Inset: Sebuah guntingan dari interior bintang neutron, dimana kepadatan meningkat dari kerak (oranye) ke inti (merah) dan akhirnya ke wilayah di mana “superfluida” ada (bola merah dalam).

Bukti Keberadaan Black Hole


Gambar Komposit menunjukkan supernova dalam galaksi M100 yang mungkin mengandung lubang hitam termuda yang dikenal di lingkungan kosmik kita. Lubang hitam akan menjadi sekitar 30 tahun dan lahir dari SN1976C supernova.

Bintang Meledak Menjadi Debu


Saat meneliti langit menggunakan teleskop, astronom Unioversitas Ohio State menemukan sebuah bintang sangat besar yang meledak menjadi debu. Kejadian ini membuktikan bahwa ada bintang yang sangat terang di luar galaksi kita.

Supernova Sharpnell di Dalam Meteroit


Gambar ini menggabungkan data yang diambil dalam sinar-X. Nicolas Dhaupas, dai Univeritas Chicago, telah menganalisa kejadian ini dan memperkirakan bintang ini sudah berumur 4,5 miliar tahun.

Bintang Baru Terbentuk


Dalam gambar ini terlihat, partikel – partikel gas dari bintang yang sudah meledak, kembali bersatu membentuk sebuah bintang yang baru.

Inti Bintang Yang Hilang


Gambar ini diambil teleskop Hubble Tahun 2004, dan ada keanehan, yaitu bintang ini tidak memiliki Inti sehinggan berbentuk seperti cincin

Meledaknya Perut Sebuah Bintang


Team Astronomi dari Universitas Collorado meneliti hubungan antara bintang yang berbentuk cincin dengan Supernova 1987A.

Bintang Melepas Peluru Kosmik


Dalam gambar dapat dilihat ada peluru kosmis terlepas dari sebuah bintang meledak.

Bangkai Bintang Terkena angin


Sebuah gambar baru dari sinar-X Chandra NASA Observatory dan Spitzer Space Telescope menunjukkan berdebu sisa-sisa bintang runtuh. Gambar komposit G54.1 0,3 menunjukkan sinar-X dari Chandra dengan warna biru, dan data dari Spitzer dalam warna hijau (panjang gelombang lebih pendek inframerah) dan merah-kuning (lagi panjang gelombang inframerah). Para ilmuwan berpikir bahwa pulsar (sumber putih di tengah) sedang mengirim dari angin yang memanas sisa debu supernova.

Perbandingan Dua Ledakan


Perbedaan kedua gambar yaitu. Gambar kiri ledakan bintang besar, dan gambar kanan ledakan bintang kecil. Ledakan bintang kecil lebih simetris, sedangkan ledakan bintang besar tidak simetris (asimetris)

FOTO: UNIKNYA TAKSI YANG TERBUAT DARI BAMBU


Taksi dari negara Filipina ini sangat unik sebap semua bahan yang di gunakan untuk membuat taksi ini terbuat dari babu, hanya bagian mesin rangka dan roda saja yang tidak terbuat dari bambu penasara ingin lihat seperti apa taksinya lihat foto foto berikut ini.









[Sumber: Palingseru]

GOLONGAN A DAN AB RENTAN TERKENA DIARE


Apakah Anda sering mengalami diare? Ternyata, orang dengan golongan darah A dan AB lebih rentan mengalami diare dibandingkan mereka dengan golongan darah B dan O.

Golongan darah ternyata dapat mempengaruhi seseorang terhadap risiko infeksi di perut, yang disebabkan oleh virus rotavirus. Demikian penelitian terbaru, yang dilansir melalui Myhealthnewsdaily, Senin (16/4).

Rotavirus merupakan sejenis virus yang menyebabkan gastroenteritis atau peradangan pada lambung dan usus, dan merupakan penyebab utama penyakit diare berat pada bayi dan anak-anak di seluruh dunia.

Menurut temuan yang dipublikan pada 15 April 2012 dalam journal of Nature, para ilmuwan mengatakan bahwa beberapa strain rotavirus menemukan jalan masuk kedalam sel saluran pencernaan dan menginfeksi sel manusia dengan mengikat antigen A (lapisan sel darah yang merangsang respons imun) pada golongan darah A dan AB.

Orang yang bergolongan darah ini memiliki antigen A tak hanya di sel darahnya tetapi juga di sel-sel yang melapisi saluran pencernaan, dimana rotavirus menyerang.

Menurut B.V. Venkataram Prasad, profesor biokimia dan biologi molekuler di Baylor College of Medixine, Houston, mengungkapkan bahwa orang dengan golongan darah A dan AB mungkin lebih rentan terhadap infeksi rotavirus, tapi masih terlalu dini untuk menyimpulkan hal tersebut.

Menurutnya, jenis stain yang menempel pada antigen A dalam golongan darah A dan AB merupakan jenis strain yang jarang ditemukan dan kebanyakan strain umum dari rotavirus menginfeksi orang dengan golongan darah B.

[Sumber: Ghiboo]