5 MAKANAN PEMUTIH GIGI


Memiliki gigi yang putih pastinya akan membuat kamu lebih pede untuk tertawa, senyum, dan berbicara, ternyata selain pasta gigi ternyata ada beberapa makanan yang dapat memutihkan gigi kamu, ingin tahu makanan apa aja yang dapat memutihkan gigi simak berikut ini 5 Makanan Pemutih Gigi.

Apel

Buah-buahan renyah, seperti apel, wortel atau brokoli juga bisa menjadi alternatif lain untuk membersihkan gigi dan gusi. Serat dan antioksidan dalam apel mampu membunuh bakteri, sehingga mencegah bau mulut serta memutihkan gigi. Untuk menjaga kesehatan gigi dengan benar, konsumsi apel setiap hari.

Stroberi

Jenis buah ini dapat dikonsumsi untuk membersihkan dan memutihkan gigi. Stroberi merupakan pasta gigi alami agar gigi bersih dan putih karena memproduksi enzim malic acid.

Caranya? Irisan stroberi yang sudah dipotong kecil gosokkan ke gigi dan didiamkan selama 5 menit. Jika Anda ingin gigi menjadi lebih putih, tumbuk stroberi dengan tambahkan sedikit baking soda. Gigi pun jadi lebih putih dan mengkilap.

Keju

Keju bisa menjadi pasta gigi alami bagi Anda. Keju cheddar merupakan makanan terbaik untuk membersihkan gigi. Rasa masam dalam keju melawan plak, mengeluarkan makanan dari gigi dan mempertahankan pH di dalam mulut. Keju juga mengandung kalsium dan fosfor yang berguna dalam pembentukan enamel gigi.

Setiap kali Anda makan keju, Anda pasti mengeluarkan air liur. Ternyata keju meningkatkan sekresi air liur di mulut. Air liur ini membersihkan permukaan gigi Anda, mengurangi bau mulut, membunuh kuman dan meningkatkan keseimbangan pH untuk menghilangkan asam yang dapat merusak gigi.

Air jeruk nipis

Jus lemon juga dapat digunakan untuk memutihkan gigi. Jus lemon dapat dikombinasikan dengan garam dan soda kue yang dibuat campuran seperti pasta. Kemudian gosokkan campuran pada gigi selama 10-15 menit. Lakukan perawatan ini dua kali seminggu.

Selalu bilas dan sikatlah gigi Anda dengan benar setelah menggunakan jus lemon pada gigi. Kandungan asam sitrat yang tinggi pada lemon dapat menyebabkan kerapuhan enamel gigi.

Wortel

Wortel juga dapat berfungsi sebagai pemutih gigi alami. Wortel memiliki kandungan yang dapat menghilangkan plak gigi yang keras selama proses pengunyahan.

17 JUNI 1885: PATUNG LIBERTY TIBA DI KOTA NEW YORK


Liberty Enlightening the World, lebih dikenal dengan nama Statue of Liberty atau Patung Liberty dalam bahasa Indonesia, adalah suatu patung berukuran raksasa yang terletak di Pulau Liberty, di muara Sungai Hudson di New York Harbor, Amerika Serikat. Patung ini dihadiahkan Perancis untuk Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan merupakan suatu simbol selamat datang untuk pengunjung, imigran dan orang Amerika yang kembali.

Dan pada tanggal 17 Juni 1885 Patung Liberty tiba di Kota New York dengan kapal dari Isère, Perancis.

Patung perunggu yang diresmikan pada tanggal 28 Oktober 1886 ini merupakan hadiah seratus tahun kemerdekaan Amerika Serikat dan merupakan ungkapan persahabatan antara kedua negara. Pemahat patung adalah Frederic Auguste Bartholdi, dan Gustave Eiffel (desainer Menara Eiffel) merancang struktur penyangga dalamnya. Patung Liberty adalah salah satu lambang AS yang paling terkenal di seluruh dunia, dan melambangkan kemerdekaan dan kebebasan dari tekanan.

Dan pada tanggal 1984 patung Liberty masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

5 TIPS SEDERHANA AGAR TERHINDAR DARI PENYAKIT


Terhindar dari penyakit merupakan hal yang paling berharga dalam diri kita seperti yang kita ketahui sakit dijaman sekarang ini sangat mahal biyayanya sehinga kesehatan sangat penting kita jaga agar terhindar dari penyakit. Nah berikut ini ada tips sedrhana yang bisa membuat kamu terhindar dari penyakit ingin tahu tips apa aja itu simak 5 Tips Sederhana Agar Terhindar dari Penyakit berikut ini.

1. Rutin makan ikan

Ikan adalah sumber terbaik protein dan lemak sehat. Kebiasaan makan ikan juga direkomendasi sebagai salah satu cara paling mudah dalam menurunkan risiko kanker khususnya kanker kolorektal, yang menjadi penyebab utama ketiga kematian akibat kanker di dunia Barat.

Menurut penelitian para ahli dari Xijing Hospital of Digestive Diseases, Xian, Cina, konsumsi ikan – khususnya ikan yang segar – dapat menurunkan risiko kolorektal secara signifikan. Setelah mengamati sebanyak 41 penelitian mengenai konsumsi ikan yang dipublikasikan antara tahun 1990 – 2011 dan melacak diagnosa kanker, para peneliti menyimpulkan bahwa ikan segar secara teratur mengurangi risiko kanker kolorektal sebesar 12 persen. Efek perlindungan konsumsi ikan lebih menonjol terhadap kanker rektal yakni hingga 21 persen, ketimbang kanker kolon yang hanya sekitar 4 persen.

Para ahli menegaskan, suhu pada saat memasak ikan juga dapat memengaruhi risiko kanker kolorektal. Bahkan beberapa penelitian mengindikasikan, kebanyakan makan ikan yang dibakar, dipanggang atau digoreng dalam suhu tinggi justeru dapat meningkatkan risiko kanker.

2. Stop rokok dengan hipnosis

Berhenti merokok adalah salah satu cara yang paling jitu dalam mengurangi risiko terkena kanker secara drastis. Ada banyak program yang dapat membantu para perokok untuk menghentikan kebiasaan buruk mereka. Sebuah penelitian di Montreal Kanada menemukan bahwa perokok yang menjalani hipnoterapi memiliki 4,55 kali lebih besar kemungkinan untuk berhenti merokok. Sementara mereka yang menjalani akupunktur adalah memiliki 3,53 kali kemungkinan untuk meninggalkan rokok.

3. Rawat kesehatan gigi


Menurut penelitian para ahli dari Taipei Veterans General Hospital, Taiwan, kebiasaan membersikan gigi secara teratur dapat membantu menurunkan risiko penyakit pembuluh darah dan jantung (kardiovaskular). Untuk penelitian ini, para ilmuwan memeriksa 10.887 relawan yang secara rutin menjaga kebersihan gigi, dibandingkan dengan 10.989 peserta yang tidak merawat kebersihan gigi mereka.

Setelah tujuh tahun periode pemantauan, para ilmuwan menemukan bahwa mereka yang secara rutin menyikat gigi secara terartur memiliki risiko lebih rendah mengalami serangan jantung, stroke dan kejadian kardiovaskular total. Diyakini para ahli bahwa kesehatan gigi yang buruk akan menambah risiko terjadinya inflamasi (peradangan) pada tubuh.

4. Turunkan bobot dengan panduan dokter

Para peneliti dari North Carolina menyarankan setiap orang untuk meminta bantuan dokter untuk menjalani program penurunan berat badan ketimbang harus pergi ke sebuah pusat pelangsingan swasta atau klinik perawatan primer, karena tingkat efektifitasnya tidak jauh berbeda alias sama. Dalam riset tersebut diketahui, setelah 12 minggu menjalani program pendampingan penurunan berat badan, rata-rata peserta mengalami penurunan bobot tubuh sebesar 11 persen.

5. Dosis rendah Aspirin

Sebuah studi dari Kanada menunjukkan bahwa selain mencegah penyakit jantung, aspirin dosis rendah juga dapat mengurangi kasus kematian non-vaskular termasuk kematian akibat penyakit kanker. Kajian terhadap 23 riset oleh Edward J. Mills, PhD, MSc, dari University of Ottawa, Ontario, Kanada, mengindikasikan bukti bahwa aspirin dosis rendah dapat memberikan efek pencegahan terhadap kanker dan menunjukkan efek terapi yang signifikan setelah pemantauan selama maksimal empat tahun.