5 HEWAN YANG SERING DIANGGAP JELMAAN MANUSIA

Hewan dan manusia itu tidak sama namun sebagian masyarakat percaya bahwa manusia ada yang bisa menjelma menjadi hewan contohnya saja babi ngepet yang merupakan manusia jadi jadian yang menyerupai babi.

Manusia Babi

Dikalangan masyarakat di Indonesia sendiri percaya selain babi masih ada hewan hewan lain yang sering dianggap sebagai jelmaan manusia nah kamu mau tahu hewan apa lagi yang sering dianggap jelmaan manusia simak 5 Hewan Yang Sering Dianggap Jelmaan Manusia berikut ini.

1. Buaya
Bencana yang terjadi di Situ Gintung, Ciputat Tangerang Selatan menyisakan cerita mistis. Konon kabarnya situ itu dihuni nenek tua yang menjelma menjadi buaya putih.

Misteri lain adalah buaya ini kerap kali meminta tumbal. Penduduk sekitar merasa kemunculan buaya di tengah danau sebagai pertanda. Setelah itu ada saja warga yang kehilangan anggota keluarga.

Kejadian yang menewaskan seratusan orang itu pun dikaitkan dengan kemarahan si penghuni situ.

2. Babi
Fenomena babi ngepet di Indonesia bukanlah cerita baru di masyarakat. Banyak yang meyakini jika babi ngepet merupakan manusia yang sedang mencari kekayaan.

Dalam sejumlah cerita atau tayangan-tayangan televisi sering digambarkan manusia berubah menjadi babi lalu menyasar rumah-rumah warga yang ditengarai memiliki banyak uang.

Saat babi ngepet beraksi, seseorang, biasanya istri dari babi ngepet, bertugas menjaga lilin. Api lilin itu akan bergoyang jika sang babi ngepet dalam kondisi bahaya, sang penjaga lilin pun harus segera meniupnya agar selamat.

3. Ular
Warga di Gunung Bunder, Bogor, Jawa Barat mempercayai jika tempat itu menjadi tempat persemayaman Nyai Sumbing, si manusia siluman ular. Kabar ini pun dengan cepat menyebar hampir ke seluruh pelosok Bogor.

Entah benar atau tidak, tetapi cerita ini cukup membuat penasaran warga. Wujudnya seperti apa, memang tidak ada yang bisa menggambarkannya.

4. Anjing
Warga Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, menangkap anjing yang selama ini diduga memangsa 19 kambing warga. Diyakini anjing itu bukanlah binatang biasa.

5. Monyet
Cerita ini dikisahkan oleh pemuda yang sedang asyik berkumpul di kampung Ciputri kelurahan Cigugur Tengah, Kota Cimahi. Kala itu tiba-tiba saja muncul seekor monyet, dan langsung menarik perhatian.

Saat hendak ditangkap monyet itu melarikan diri, dan salah seorang pemuda melempar monyet itu dengan batu. Anehnya monyet itu tak mengerang kesakitan, tetapi tetap kabur masuk ke gorong-gorong yang berada di bawah rel kereta api.

Nah itulah beberapa hewan yang dipercayai masyarakat sebagai jelamaan manusia seperti dikutip dari situsmerdeka.com. Apa kamu percaya jika ada manusia yang bisa menjelma menjadi hewan ?

FOTO LUCU: MANUSIA DAN PATUNG, HAHA...

Foto-foto lucu ini sedang beredar luas di internet. Posenya dibuat seolah-olah patung-patung tersebut mendadak hidup dan menyerang orang. Mungkin bisa jadi inspirasi membuat kreasi seperti ini:

Cupid
Jangan bikin marah, deh. Cupid bukan cuma hebat memanah cinta, tapi juga bogem mentah!


di Jambak
Nakal, sih...kena jambak, deh


Beruang
hmmm saya dapat wanita cantik. Dimakan atau bagaimana, ya? :P


Mc Donald
Eh, jangan kabur. Ayo bayar dulu... 


Macan
Aduh, aku digigit macaaan...


T-Rex
Aaah...aku dikejar T-Rex

8 PENEMUAN SAINS YANG MEMBUKA MATA DUNIA

Ilmu pengetahuan terus bergerak maju. Berbagai penemuan baru yang mengejutkan dan membuka mata manusia menjadi tonggak penting dalam peradaban. Bahwa hal yang dulu hanya khayalan telah menjadi kenyataan, serta penemuan-penemuan ini semakin menyadarkan bahwa ada Dzat yang Maha Besar sebagai sumber kehidupan.

Beberapa hal yang patut kita ketahui misalnya terpapar pada 8 daftar di bawah ini.

1. Ununseptium

Ununseptium

Unuseptium yang untuk sementara dinamai unsur ke 117 merupakan kombinasi antara isotop berkelium dan kalsium yang diciptakan para ilmuwan di Dubna, Rusia. Para fisikawan mengatakan bahwa unsur ini bisa menunjukkan “island of stability”, dimana unsur yang terberat bisa bertahan selama berbulan-bulan.
Unsur dengan nomor atom 117 ini dibuat dengan cara memborbardir 249Bk dengan ion kalsium dalam siklotron JINR U4000 selama 150 hari yang terdapat di Dubna.

Keseluruhan proses yang memakan waktu tidak lebih dari 320 hari yang merupakan waktu paruh unsur Bk (150 hari dalam siklotron+analisis data+review oleh tim peneliti) ini akhirnya berhasil menghasilkan 6 atom Ununseptium. Masing-masing dari keenam atom tersebut kemudian meluruh dengan memancarkan partikel alfa menjadi unsur bernomor atom 115 kemudian 113 sampai intinya terbelah menjadi dua atom yang lebih stabil.

2. Gen Penyebab Penuaan

Gen Penyebab Penuaan

Manusia memiliki sel tubuh yang regeneratif, bisa terus memperbarui jumlahnya. Namun teka-teki penyebab ketuaan menjad perhatian ilmuwan. Secara genetika, ternyata terdapat unsur penyebab kita tak bisa awet muda selamanya.

Dan pada beberapa orang ada yang tampak tua lebih cepat. Apa sebabnya? Para ahli genetika menemukan bahwa hal tersebut disebabkan oleh ulah gen TERC. Gen tersebut menentukan panjang telomer, semacam tutup yang terdapat pada ujung kromosom.

Orang pembawa gen itu akan cenderung mengalami penuaan lebih cepat sebab telomernya akan memendek lebih cepat. Orang yang membawa satu copy gen itu misalnya, akan tampak sama tua dengan orang yang 3-4 tahun lebih tua darinya. Penelitian tentang gen TERC itu dipublikasikan dalam Jurnal Genetics.

3. Planet Ekstra Surya

Planet Ekstra Surya

Para peneliti menemukan bahwa terdapat banyak sekali planet di luar tata surya. Salah satunya adalah planet HIP 13044b yang ditemukan oleh Astronom asal Indonesia, Johny Setiawan. Planet tersebut sebenarnya merupakan planet ekstra surya tetapi masuk ke galaksi Bima Sakti. Penemuan planet ekstra surya lainnya adalah adanya 7 planet yang mengorbit pada bintang HD 10180.

Sementara, penemuan planet lainnya yang juga memukau adalah Gliese 581g, planet ekstra surya dikatakan mengorbit bintangnya pada jarak yang tak terlalu panas ataupun dingin, seperti bumi mengorbit matahari. Digadai-gadai beberapa planet tersebut jadi tujuan manusia sebagai pengganti bumi.

4. Penemuan Metamaterial

Penemuan Metamaterial

Penemuan ini dilakukan oleh Profesor Martin McCall dan Imperial College, London. Metamaterial yang dibuat dikatakan bisa “mengaduk” aliran energi elektromagnetik. cahaya yang melewati metamaterial tersebut akan terhambur secara tidak merata, membentuk gap antara ruang dan waktu.

5. Muons

Muons

Para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah materi dan anti materi yang dihasilkan sebelum big bang haruslah berbeda. Hanya perbedaan itulah yang memungkinkan terciptanya semesta. Sebelumnya, perbedaan itu hanya mungkin dalam teori.

Percobaan partikel di Fermilab menemukan bahwa muons (partikel sub atomik seperti halnya elektron) yang dihasilkan memiliki kelebihan 1% anti muons. Perbedaan muons dan anti muons tersebut memang tidak terlalu banyak. Namun, para ilmuwan mengatakan bahwa jumlah itu cukup untuk memacu terciptanya semesta.

6. Bulan Lebih Basah Daripada Sahara

Bulan Lebih Basah Daripada Sahara

Misi Lunar Crater Observation and Sensing Satellite (LCROSS) berhasil menemukan keberadaan air di bulan cukup mengejutkan. Air yang terdapat di kutub selatan bulan itu terdapat dalam bentuk es yang tercampur dengan materi lain. Para peneliti mengatakan, es tersebut bisa diolah menjadi air murni. Dan jumlahnya lebih banyak daripada air di Gurun Sahara.

7. Piramida Teotihuacan di Meksiko

Piramida Teotihuacan di Meksiko

Para arkeolog yang meneliti Piramida Teotihuacan berhasil menemukan koridor selebar 12 kaki lengkap dengan bagian atapnya. Dengan penemuan koridor tersebut, para arkeolog berharap bisa mengetahui jalan menuju pemakaman para rabi atau pemimpin agama dalam peradaban Mexico tersebut.

8. Penemuan Australopithecus sediba

Penemuan Australopithecus sediba

Para ilmuwan menemukan fosil Australopithecus sediba, sebuah spesies manusia purba di wilayah Malapa, Afrika Selatan. Fosil tersebut diduga berasal dari masa 2 juta tahun yang lalu. Para palaentolog menduga, fosil tersebut berkaitan dengan fosil manusia purba Homo erectus yang secara evolusioner kemudian berkembang menjadi Homo sapIens atau manusia modern.