KEJAM! AYAH MASUKKAN BAYINYA KE KULKAS KARENA MENANGIS

Kasih sayang ibu biasanya selalu jadi pembicaraan hangat, tetapi kasih sayang seorang ayah tidak kalah pentingnya. Berita yang kami terima beberapa saat lalu sungguh menyayat hati.

Bayi Menangis

Seorang ayah tega memasukkan bayi perempuannya yang menangis ke dalam kulkas selama satu jam. Parahnya, dia tidak menjalani hukuman karena bisa membayar uang jaminan.

Bayi Dimasukkan Kulkas, Sang Ayah Malah Tidur

Dilansir dari situs ibtimes.com, seorang pria dari Washington bernama Tyler James Deutsch, 25 tahun, memasukkan bayi perempuannya yang baru berusia 6 bulan ke dalam kulkas. Kejadian itu dilakukan karena sang bayi terus menangis dan sebenarnya hal normal bagi bayi. Bayi malang tersebut tidak berdaya saat dimasukkan ke dalam kulkas selama satu jam.

Tyler James Deutsch
Tyler James Deutsch (c) nydailynews

Sang bayi hanya memakai popok saat dimasukkan ke dalam kulkas. Sudah pasti, bayi itu sangat menggigil karena suhu kulkas hanya 12 derajat celsius. Yang lebih parah, sang ayah justru tidur selama bayinya di dalam kulkas dan baru mengeluarkannya satu jam kemudian saat ibu bayi pulang ke rumah.

Mengalami Patah Tulang dan Cedera Kepala

Akibat kejadian itu, bayi perempuan malang tersebut tidak hanya kedinginan dan mengalami penurunan suhu tubuh drastis, dia juga mengalami patah tulang di bagian tangan dan kaki, serta cedera pada kepala.

Pihak pengadilan setempat memproses kasus ini sebagai siksaan pada bayi. Menurut dokumen pengadilan, Tyler mengaku bahwa dia memasukkan bayinya dalam kulkas. "Saya sangat lelah, dan dia menangis," demikian alasannya.

Sang Ayah Diputuskan Tidak Bersalah

Sementara itu pihak dokter mengatakan bahwa bayi perempuan selamat dan masih terlalu dini untuk melihat efek perbuatan ayahnya. Pengadilan setempat menyatakan bahwa Tyler tidak bersalah dan harus membayar uang jaminan sebesar 1 juta dollar atau sekitar 9 miliar rupiah. Jadwal sidang selanjutnya akan diadakan tanggal 15 Juli. Jika terbukti bersalah, Tyler bisa dihukum seumur hidup.

5 SARAN KESEHATAN PENTING YANG MASIH SERING DIREMEHKAN

Menjaga kesehatan adalah sebagian dari investasi kebahagiaan. Masih banyak orang yang meremehkan pentingnya gaya hidup sehat dan baru menyesal setelah merasakan sakit.

Tubuh manusia pada dasarnya memang memiliki daya tahan dan perlindungan sendiri. Namun bila kemampuan itu tak dibarengi dengan kebiasaan hidup sehat dan baik, maka akan membuatnya tak bertahan lama. Padahal sehat sampai usia tua adalah cita-cita banyak orang.

Apakah Anda ingin bahagia hingga punya anak cucu nanti? Well, saatnya mencoba untuk menerapkan beberapa saran kesehatan ini. Jangan tunggu sampai sakit.

1. Tidak Langsung Minum Setelah Makan

Tidak Langsung Minum Setelah Makan

Minum air putih sebaiknya sebelum dan setelah makan. Namun TIDAK segera setelah makan. Hal ini akan membebani pencernaan Anda. Urutan makan yang disarankan adalah air putih sekitar 45 menit sebelum makan.

Makanan yang sebaiknya dikonsumsi lebih dulu adalah buah dan sayuran segar. Setelah itu disusul dengan makanan lainnya dengan porsi yang cukup. Minumlah air sekitar 45 menit sampai 1 jam setelah makan agar tak memberatkan sistem cerna.

2. Teori 3 Kali Setengah Menit

Teori 3 Kali Setengah Menit

Sering dengar kejadian meninggal mendadak? Kabarnya teori 3 kali setengah menit bisa menjadi salah satu cara untuk mencegahnya. Berikut ini beberapa langkahnya.

Bila Anda bangun dari tidur, tetaplah berbaring selama setengah menit. Kemudian duduklah sebentar selama setengah menit. Berikutnya turunkan kaki dan duduk di tepi ranjang selama setengah menit.

Meski sederhana, namun tips sederhana ini bisa menjauhkan Anda dari kelumpuhan dan kematian mendadak. Worth to try dan sebaiknya sampaikan pada orang-orang yang Anda sayangi.

3. Pemanasan dan Pendinginan

Pemanasan dan Pendinginan

Ingin melakukan olahraga jangan setengah-setengah. Tubuh kita juga memiliki sistem yang harus dijaga keteraturannya. Jangan sembarangan melakukan olahraga yang menyebabkan Anda mudah kram, nyeri otot bahkan terkena serangan jantung mendadak.

Pemanasan dan pendinginan diperlukan dalam olahraga. Hal ini untuk meningkatkan dan menurunkan suhu tubuh secara bertahap, serta gerakannya juga menjaga kestabilan otot yang digunakan.

4. Mengganti Pembalut Setiap 3-4 Jam

Mengganti Pembalut Setiap 3-4 Jam

Pembalut jaman sekarang dipromosikan bisa menjaga Anda tetap nyaman sepanjang hari. Namun penggunaan pembalut yang benar, sebaiknya tidak lebih dari 4 jam.

Hal ini berkaitan dengan resiko masalah kewanitaan yang bisa muncul kapan saja. Mungkin saat ini tidak terasa, tapi bila Anda tak menjaga kesehatan dan kehigienisan miss V Anda dari sekarang, bisa jadi Anda menambah resiko kanker di masa mendatang.

5. Jangan Gunakan MSG

Jangan Gunakan MSG

Finally, saran kesehatan yang sering diabaikan adalah penggunaan MSG. Tahukah Anda kenapa kakek nenek kita lebih panjang masa hidupnya? Hal itu adalah karena makanan mereka bebas dari zat-zat yang tak kita perlukan.

Makanan jaman sekarang, terutama cemilan, mengandung MSG dan garam yang tinggi. Mungkin dampaknya tak kita rasakan sekarang, tapi bisa mengancam kesehatan kita di usia senja.

MSG adalah bahan penyedap rasa yang membuat makanan terasa lebih gurih. Namun penggunaan jangka panjang bisa membuat kita beresiko sakit parah seperti kanker.

PROSES PEMBENTUKAN KANKER

Kanker adalah penyakit yang ditakuti karena keganasannya. Namun, kanker bukanlah penyakit yang terjadi dalam waktu singkat. Perlu proses yang cukup panjang untuk merubah sel normal menjadi sel kanker. Dengan mengetahui proses pembentukannya dan faktor-faktor yang memicunya, diharapkan kamu bisa melakukan pencegahan.

Tubuh kita terdiri badan dan anggota badan yang dihubungkan oleh pembuluh-pembuluh darah dan pembuluh limfa. Anggota badan tersusun dari sel-sel yang berukuran sangat kecil ( seperseratus mili meter ), yang memiliki bentuk hampir sama, namun memiliki fungsi yang berbeda.

Proses Pembentukan Kanker

Seperti sel darah putih, yang berfungsi melawan kuman-kuman yang masuk ke dalam tubuh. Sel darah merah, berfungsi mengangkut oksigen dalam darah. Keping darah berfungsi untuk membekukan darah supaya tidak terjadi pendarahan.

Didalam sel terdapat organel yang salah satunya, adalah inti sel yang berisi gen atau DNA. DNA adalah materi genetika yang dikenal sebagai pembawa sifat keturunan. Kanker berasal dari satu sel gen yang mengalami kerusakan.

Sel gen yang mengalami kerusakan dapat menjadi liar dan berkembang tanpa henti, sehingga dari satu sel menjadi jutaan sel dan membentuk jaringan baru. Jaringan baru itu disebut tumor atau kanker.

Gen dalam sel ada yang disebut gen kanker ( oncogen ), gen penekan tumor ( tumor suppressor gen ), dan gen yang bertugas memperbaiki gen yang rusak, yaitu repair gen. Bila salah satu dari gen tersebut mengalami kerusakan, maka bisa menjadi kanker.

Kerusakan pada materi gen atau biasa disebut sebagai mutasi gen dapat terjadi melalui beberapa cara, baik internal maupun eksternal.

Faktor Internal

Terjadi kesalahan replikasi pada saat sel-sel yang mati diganti oleh sel yang baru.

Merupakan kesalahan genetika yang diturunkan dari orang tua. Kesalahan ini biasanya mengakibatkan kanker pada usia dini.

Bila seorang ibu mengidap kanker payudara, tidak serta merta semua anak gadisnya akan mengalami hal yang sama, karena sel yang mengalami kesalahan genetik harus mengalami kerusakan lebih dulu sebelum berubah menjadi sel kanker. Hanya saja individu pembawa sel genetika yang salah, memang lebih beresiko terkena kanker daripada yang tidak memiliki mutasi gen yang salah.

Faktor mutasi gen secara internal, tidak dapat dicegah namun faktor eksternal dapat dicegah. Menurut WHO, 10% – 15% kanker, disebabkan oleh faktor internal dan 85%, disebabkan oleh faktor eksternal.

Jadi, sekalipun tidak 100%, sebenarnya kanker dapat kita cegah atau hindari dangan menghindari faktor eksternal.

Faktor Eksternal

Faktor eksternal yang dapat merusak gen adalah virus, polusi udara, makanan, radiasi, dan berasal dari bahan kimia, baik bahan kimia yang ditambahkan pada makanan, maupun bahan kimia yang berasal dari polusi.

Proses Pembentukan Kanker

Bahan kimia yang ditambahkan dalam makanan, seperti pengawet dan pewarna makanan.

Cara memasak juga dapat mengubah makanan menjadi senyawa kimia yang berbahaya. Daging atau ikan yang dipanggang hingga gosong, mengandung zat kimia seperti benzo-a-piren, amin heterosoklik, dioxin, dll.

Kuman yang hidup dalam makanan juga dapat menyebarkan racun, misalnya racun aflatoksin pada kacang-kacangan, sangat erat hubungannya dengan kanker hati.

Makin sering tubuh terserang virus makin besar kemungkinan sel normal menjadi sel kanker.

Proses detoksifikasi yang dilakukan oleh tubuh, dalam prosesnya sering menghasilkan senyawa yang lebih berbahaya bagi tubuh, yaitu senyawa yang bersifat radikal atau korsinogenik. Zat korsinogenik dapat menyebabkan kerusakan pada sel.