4 CARA MENGATASI KEKECEWAAN KETIKA LAMARAN KERJA DITOLAK

Mendapatkan pekerjaan memang bukan hal yang mudah. Terlebih lagi dengan semakin ketatnya persaingan antar pencari kerja dan minimnya lapangan pekerjaan.

Melamar Kerja Ditolak

Rasa sedih bercampur kecewa kerap dirasakan para pelamar yang belum berhasil mendapat panggilan panggilan kerja, apalagi jika sudah melewati tahap wawancara atau job tersebut adalah karir impian. Agar Anda tak berujung frustasi atau depresi karena masih menganggur, inilah empat cara mengatasi kekecewaan saat lamaran kerja ditolak, seperti dikutip dari BBC.

1. Jangan Salahkan Diri Sendiri
Memang terkadang sulit untuk melupakan kegagalan. Namun sebaiknya Anda jangan berkecil hati apalagi sampai menyalahkan diri sendiri. Ditolaknya lamaran Anda bisa sebabkan banyak hal. Mungkin saja Anda terlambat memberi lamaran sehingga tak sempat terbaca atau juga sebenarnya Anda tidak cocok dengan jenis pekerjaannya. Jika Anda mau bersabar dan memperlajari kesalahan, karir yang tepat akan datang pada waktunya.

2. Evaluasi
Ada ahli yang mengatakan bahwa mempertanyakan mengapa Anda ditolak adalah tindakan yang sangat tidak disarankan. Namun, ahli lain berpendapat hal itu sah-sah saja dilakukan untuk mengetahui di mana kesalahan Anda sebenarnya. Tidak ada salahnya mencoba menanyakan lewat email, terlepas dari apakah pertanyaan Anda akan dijawab atau tidak. Namun bila HRD menolak berkomentar atau membalas email, sebaiknya Anda melakukan evaluasi diri sendiri mulai dari cara penulisan CV, penempatan latar belakang pendidikan, cara menulis surat lamaran, cara berpakaian saat wawancara atau pengetahuan Anda ketika menjawab pertanyaan dari pewawancara.

3. Fokuskan Diri Kembali
Tidak ada untungnya berlama-lama bersedih ketika Anda ditolak sebuah perusahaan. Rasa kecewa memang wajar dirasakan, namun sebaiknya segeralah fokus pada hal yang dapat membesarkan hati Anda Anda. Evaluasi lagi, apakah Anda benar-benar cocok dengan kualifikasi. Dengan begitu Anda bisa mengetahui apa sebenarnya potensi terbesar di diri Anda dan carilah pekerjaan sesuai potensi Anda itu.

4. Sibukkan Diri
Depresi yang timbul ketika Anda menganggur bisa disebabkan oleh banyaknya waktu luang yang tersia-sia sehingga Anda sering memikirkan kegagalan. Solusi terbaiknya adalah dengan banyak menyibukkan diri sehingga rasa kecewa dan sedih menjadi tak terpikirkan lagi. Anda bisa menjadi sukarelawan di acara-acara sosial maupun LSM, atau bekerja freelance dan magang di bidang karier yang ingin ditekuni. Dengan begitu, Anda juga bisa membangun koneksi dan bertemu dengan orang-orang yang mungkin bisa membuat Anda tak lagi berstatus pengangguran.

Sumber: Wolipop

6 KESALAHAN SAAT MENCUCI WAJAH YANG MEMBUAT KULIT JADI BERJERAWAT

Meski sudah mencuci wajah, bukan berarti kulit Anda bebas jerawat. Tanpa disadari, beberapa dari Anda mungkin melakukan kesalahan dalam pembersihan wajah. Ketika hal tersebut terjadi, maka jerawat bisa timbul atau justru semakin parah.

Mencuci Wajah

Ada beberapa teknik dalam membersihkan wajah yang tepat. Meski terkesan sepele, namun membersihkan wajah dengan benar, memberikan keuntungan bagi kulit. Selain bersih, wajah juga bisa lebih cerah dan terbebas dari jerawat. Sebagai informasi, berikut ini beberapa kesalahan dalam mencuci wajah yang sebaiknya tidak diikuti.

1. Tangan yang Kotor
Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat membersihkan wajah adalah membiarkan tangan Anda dalam kondisi kotor. Jika Anda tidak mencuci tangan sebelum mencuci wajah, sama saja dengan Anda tidak benar-benar membersihkan wajah dengan benar. Dengan kondisi tangan yang kotor, semua kotoran, minyak dan bakteri di tangan dapat dengan mudah pindah ke wajah Anda. Oleh karena itu, mencuci tangan terlebih dahulu adalah hal yang penting ketika membersihkan wajah.

2. Pembersih yang Salah
Kesalahan umum lainnya yang sering dibuat adalah menggunakan pembersih muka yang tidak sesuai dengan jenis kulit Anda. Terkadang banyak orang tidak menyadari apa jenis kulit wajahnya dan tetap menggunakan pembersih yang salah. Untuk kulit wajah yang kering sebaiknya gunakan pembersih yang mengandung krim. Sedangkan pembersih yang mengandung busa atau gel cocok bagi kulit berminyak. Selain mengenali jenis kulit Anda sendiri, juga perhatikan bagaimana reaksi kulit Anda setelah dibersihkan. Jika kulit terasa kering dan tidak merasa bersih setelah mencuci wajah, mungkin Anda perlu beralih ke pembersih wajah yang lain.

3. Kesalahan Eksfoliasi
Eksfoliasi atau pengelupasan kulit adalah bagian utama dari rutinitas perawatan kulit. Tapi, jangan terlalu sering atau sangat jarang. Jika terlalu sering, kulit bisa teriritasi dan membuat minyak alami kulit terlalu banyak terangkat yang memicu kering. Sedangkan bila sangat jarang melakukan eksfoliasi, maka yang terjadi adalah wajah jadi kotor dan kasar karena sel kulit mati yang terlalu banyak menumpuk. Eksfoliasi yang benar sebaiknya dilakukan sekali atau paling banyak dua kali dalam seminggu. Malam hari adalah waktu yang ideal untuk proses pengelupasan kulit, karena pada malam hari kulit Anda akan menghasilkan sel-sel kulit baru.

4. Mencuci Wajah Terlalu Sering
Tidak peduli apa jenis kulit yang dimiliki, membersihkan wajah terlalu sering adalah hal yang tidak baik bagi kulit wajah. Selain merusak wajah, mencuci muka terlalu sering juga dapat membuat kulit iritasi dan kering. Selain itu, bagi jenis kulit wajah yang berminyak, kulit bisa semakin menghasilkan lebih banyak minyak bila mencuci wajah terlalu sering. Untuk itu, bersihkan wajah dua kali dalam satu hari. Anda mungkin bisa mencuci wajah lebih dari dua kali jika kondisinya setelah berolahraga, agar kulit tidak muda berjerawat karena keringat yang menempel.

5. Membilas Kurang Bersih
Setiap kali Anda mencuci muka, cobalah perhatikan hal sederhana yang satu itu. Karena banyak dari kita sering membersihkan muka tanpa membilasnya dengan bersih. Meninggalkan sabun pada kulit dapat mengeringkan dan iritasi wajah. Hal ini sama seperti saat Anda menggunakan tisu makeup untuk menghapus riasan yang digunakan. Hal ini tampak seperti cara yang mudah untuk menghapus riasan saat Anda merasa lelah atau sedang terburu-buru, tapi tahukah Anda kulit masih tetap perlu dibilas setelahnya untuk menyingkirkan sisa riasan yang benar-benar belum terangkat.

6. Air Panas Atau Air Dingin
Sebagian dari Anda mungkin mempercayai tentang perawatan kulit di masa lalu, yakni membersihkan wajah menggunakan air panas untuk membuka pori-pori dan air dingin untuk menutupnya. Suhu air terbaik saat membersihkan wajah adalah dengan menggunakan air hangat. Jika Anda menggunakan air yang terlalu panas dapat mengeringkan kulit. Sedangkan air yang terlalu dingin dapat merusak pembuluh kapiler pada wajah.

Sumber: Wolipop

LEBIH DULU AYAM ATAU TELUR?

Sesungguhnya binatang bisa memberi pelajaran kepada manusia, meski seringkali kita tak menyadarinya. Dan memang begitu pulalah binatang-binatang diciptakan oleh Allah swt., yang salah satu tujuannya adalah untuk memberi pelajaran bagi manusia. Beberapa nama surat di dalam Al Quran yang menggunakan nama binatang seperti Al Baqarah (Sapi Betina), An-Nahl (Lebah), An-Naml (Semut), dan Al Ankabut (Laba-laba), juga puluhan ayat-ayat yang menyebutkan atau menjelaskan tentang binatang, sebagian besar mengarahkan agar manusia bisa mengambil pelajaran atau hikmah dari binatang-binatang tersebut; untuk selanjutnya memahami kemahakuasaan dan kemahakebesaran Allah swt.

Lebih Dulu Ayam atau Telur

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; Sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (Q.S. Al Anbiya 21: 64).

Inilah pertanyaan sederhana namun membuat seseorang mengernyitkan dahi saat hendak menjawabnya.Ya, lebih dulu ayam atau telur? Sejatinya, ayam berasal dari telur begitupun telur berasal dari ayam. Melalui beberapa penelitian, alhasil teka-teki ini sudah bisa dipecahkan oleh para ilmuwan. Menurut hasil riset tim ilmuwan dari Sheffield dan Warwick University di Inggris, ayam terlebih dulu ada daripada telur.

Bagaimana bisa? Penjelasan singkatnya begini, pada dasarnya bahan pembentuk cangkang atau kulit telur yaitu protein yang hanya dapat ditemukan dari indung telur ayam. Jadi, telur hanya ada apabila diproses di dalam tubuh ayam.

Bagaimana bisa para ilmuwan mengungkap teka-teki yang satu ini? Para ilmuwan tersebut menggunakan sebuah super komputer untuk memperbesar proses pembentukan sebutir telur. Penelitian tersebut membuktikan bahwa protein yang bernama ovocledidin-17 atau OC-17 berperan sebagai katalis untuk mempercepat pembentukan cangkang telur.

Dengan super komputer bernama HECToR yang berada di Edinburg, Skotlandia, para ilmuwan mengungkapkan bahwa OC-17 sangat penting dalam kristalisasi yang merupakan tahap awal pembentukan cangkang. Protein tersebut mengubah kalsium karbonat menjadi kristal keras yang menjadi bahan pembuat cangkang.

OC-17 mempercepat produksi cangkang telur dalam tubuh ayam sehingga dalam waktu 24 jam sebuah telur dapat segera dikeluarkan. Yang harus diingat dari hasil riset ini adalah bahwa telur tidak dapat diproduksi tanpa OC-17 yang terdapat dalam indung telur ayam.

Dapat ditarik kesimpulan bahwasannya ayamlah yang lebih dahulu ada daripada telur. Maha suci Allah, dzat yang telah menciptakan segala sesuatu dengan berbagai keistimewaan dan keunikan masing-masing.

[Sumber: Islampos]