4 KEBIASAAN YANG DAPAT MEMPERTAJAM INGATAN



Pernahkah Anda mengalami hal seperti ini, saat Anda pergi ke supermarket dan tiba-tiba bingung tujuan utama pergi ke supermarket, atau Anda lupa nama seseorang, lupa menaruh kunci, dsb?. Hal itu wajar, apabila terjadi sesekali. Namu apabila intensitas lupa akan suatu hal sering terjadi, maka Anda perlu mewaspadainya. Normalnya, seseorang akan mulai kehilangan sedikit demi sedikit memori saat menginjak usia 20 tahun. Namun ternyata ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu mempertajam ingatan Anda.
  • Konsumsi karbohidrat
Melewatkan unsur karbohidrat dalam menu diet Anda sehari-hari bisa membahayakan kemampuan Anda dalam menyimpan memori. Dari studi yang telah dilakukan menemukan bahwa seseorang menghilangkan unsur karbohidrat dari bahan makanan memiliki kemampuan dalam menyimpan memori, atau melakukan hal yang berhubungan dengan memori lebih buruk dibandingkan mereka mengkonsumsi karbohidrat secara normal.

Kenapa otak kita butuh karbohidrat?

Karena karbohidrat yang dikonsumsi nantinya akan dikonversi oleh tubuh menjadi glukosa yang dibutuhkan oleh otak kata seorang profesor psikologi, Robin Kanarek,PhD. Pilihlah karbohidrat komplek misalnya gandum. Karbohidrat komplek dicerna lebih lambat sehingga menjaga pasokan glukosa dalam tubuh. Konsumsi roti gandum ditambah telur sebagai menu sarapan pagi sangat baik untuk meningkatkan kecerdasan otak.
  • Olahraga
Olahraga atau melakukan aktivitas fisik lain dapat membantu memperlancar aliran darah yang membawa pasokan oksigen dan glukosa, seperti yang dijelaskan oleh Sandra Aamodt,PhD, penulis buku Welcome To Your Brain.

Selain itu, berdasarkan jurnal Neurobiology of Learning and Memmory Anda akan 20% lebih cepat menghapalkan kata apabila melakukannya seusai olahraga daripada melakukannya seperti biasa. Apabila memiliki waktu senggang Anda bisa mengambil kelas tari atau dance class seperti salsa, karena Anda harus menghapalkan gerakan secara rutin yang akan merangsang kerja otak agar lebih aktif.
  • Menyikat Gigi Sebelum Tidur
Membiasakan diri menyikat gigi sebelum tidur tidak hanya membuat senyum Anda semakin indah namun juga berefek positif pada otak. Ketika tidak menggosok gigi setelah makan-makanan sebelumnya, gusi akan lebih mudah terserang bakteri yang akan masuk ke aliran darah, seperti yang dijelaskan oleh Jonathan B.Levine, DMD, penulis buku Smile.

Saat bakteri masuk ke pembuluh darah atau terbawa aliran darah, maka dapat menyebabkan inflamasi pada tubuuh, termasuk otak, yang berakibat pada disfungsi kognitif. Jadi, biasakan untuk menyikat gigi setiap hari minimal 2 kali sehari untuk mencegah kelinglungngan.
  • Browsing Internet
Bagi Anda yang memiliki waktu luang cukup banyak ditunjang dengan koneksi intenet, jangan sia-siakan fasilitas tersebut. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Universitas California, Los Angeles, menghabiskan minimal satu jam untuk browsing atau mencari-cari informasi yang Anda sukai di internet, misalnya mencari tempat yang bagus untuk liburan, ternyata dapat menstimulasi otak bagian depan atau frontal lobe yang mengontrol mekanisme short-term.

“Jaringan saraf yang berperan dalam pengambilan keputusan, visual-spatial,dan kemampuan verbal akan bekerja lebih aktif ketika seseorang melalukan browsing,” Gary Small, MD menjelaskan. Namun, apabila Anda browsing hal-hal yang tidak jelas atau tidak membutuhkan otak untuk berpikir, seperti misalnya facebook, hal tersebut tidak akan efektif, karena terlalu mudah, seperti yang dikatakan oleh Dr.Small.

[Sumber: Beautydaylily]