KAUM WANITA LEBIH BANYAK DARIPADA KAUM LAKI-LAKI



SALAH satu ujian terbesar umat Nabi Muhammad saw adalah harta dan wanita. Kaum laki-laki lemah di hadapan wanita, dan kaum wanitanya lemah di hadapan harta. Kedua ujian ini memang telah banyak menggelincirkan manusia. Manusia yang kuat imannya sekalipun banyak yang berguguran saat harus berhadapan dengan fitnah ini.

Allah Swt.. telah mengabarkan kepada kita, bahwa kehidupan di dunia hanyalah permainan dan senda gurau belaka sebagaimana dalam firmanNya, “Dan tiadalah kehidupan dunia ini selain dari main-main dan sendau gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidaklah kamu memahaminya! (QS. Al-An’am: 32).

Sebagaimana Allah Swt. juga telah mengabarkan kepada kita bahwa kehidupan ini adalah fana dan tidak kekal. Suatu yang fana berarti sesuatu yang tidak abadi adanya, yang memiliki masa berlaku. Yang akan berakhir menuju ketiadaan. Mengenai kapankah kehidupan dunia ini akan berakhir hanya Allah Swt. sendiri yang mengetahuinya.

Akan tetapi Allah Swt. telah menjelaskan sinyal-sinyal atau ciri-ciri bilakah hari akhir itu akan terjadi, melalui RasulNya. Maha Penyayang dan Pengasihnya Allah Swt. kepada hambaNya, melalui perenungan akan berbagai alamat mendekati hari akhir, dapat menjadi peringatan juga tahridh bagi kita semua untuk lebih mempersiapkan dan memperbekali diri dengan amal shalih.

Rasulullah Saw. telah mengabarkan kepada umatnya keadaan menjelang tibanya hari akhir. Banyak sekali hadits-hadits yang menjelaskan keadaan tersebut, salah satu dari sekian banyak hadits tersebut dikhususkan untuk para kaum wanita, di antaranya:

Rasulullah Saw. bersabda, “Sesungguhnya di antara tanda-tanda akan datangnya hari kiamat adalah: diangkatnya ilmu, merebaknya kebodohan, merajalelanya perzinahan, merajalelanya khamar, sedikitnya jumlah laki-laki, banyaknya jumlah wanita sehingga limapuluh wanita dipimpin oleh satu orang laki-laki”. (HR. Bukhari)

Rasulullah Saw. bersabda, “Engkau akan melihat seorang laki-laki diikuti oleh empat puluh wanita, yang tak lain hal ini disebabkan oleh sedikitnya jumlah laki-laki dan banyaknya jumlah wanita”. (HR. Bukhari)

Juga dalam riwayat lain disebutkan ketika Rasulullah Saw. ditanya oleh malaikat mengenai kapankah terjadinya hari akhir, beliau menjawab, Tidaklah yang ditanya lebih tahu dari pada yang bertanya. Kemudian Rasul menyebutkan beberapa alamat hari akhir, yaitu: seorang budak wanita melahirkan majikannya dan manusia saling bermegah-megahan dalam membangun.

Beberapa hadits yang disebutkan di atas menggambarkan kepada kita mengenai keadaan kaum wanita menjelang hari akhir yang jumlahnya akan semakin banyak di banding kaum laki-laki.

[Sumber: Islampos]