INI DIA BEDANYA RAFFLESIA DAN BUNGA BANGKAI


Sadar atau tidak selama ini, banyak traveler menganggap bunga bangkai dan Rafflesia adalah sejenis. Ternyata, keduanya merupakan bunga yang berbeda, baik bentuk maupun jenisnya!


Amorphopallus Titanium

Rafflesia patma

Bunga bangkai menjadi salah satu daya tarik wisatawan berkunjung ke Kebun Raya Bogor. Tapi hati-hati jangan sampai salah kaprah. Di sini ada dua jenis bunga bangkai, yaitu Rafflesia dan Amorphophallus titanum.

"Dua bunga ini beda dari bentuk, ukuran dan jenis," ucap Kepala Kebun Raya Bogor, Mustaid Siregar dalam konfrensi pers menjelang mekarnya bunga bangkai Amorphophallus titanum di Kebun Raya Bogor, Sabtu (24/11/2012).

Di Kebun Raya Bogor, untuk Rafflesia baru memiliki Rafflesia patma. Sedangkan untuk bunga bangkai ada 9 umbi atau bibit bunga bangkai yang hidup.

Rafflesia patma memiliki bentuk seperti Rafflesia arnoldi di Bengkulu hanya saja ukurannya lebih kecil. Sedangkan bunga bangkai Amorphophallus titanum, batang, daun, dan lidah atau spandek yang menjulang ke atas.

Selain bentuk, beda dengan patma, bunga bangkai ini bukanlah parasit yang menumpang di tumbuhan lain. Bunga bangkai Amorphophallus titanum adalah tumbuhan sejati yang memiliki umbi, batang dan daun sehingga dapat menyuplai makanannya sendiri. Namun, kedua bunga ini sama-sama beraroma tak sedap seperti bangkai.

"Karena parasit, Rafflesia patma tidak mempunyai batang dan daun sendiri atau numpang di tanaman lain yang disebut inang. Sedangkan bunga bangkai ini tumbuhan sejati," tutur Koordinator tim peneliti Amorphopallus titanum di Kebun Raya Bogor, Dian Latifah.

Dian menambahkan, pertumbuhan Rafflesia tidak bisa diprediksikan dan memakan waktu yang sangat lama untuk menjadi bunga. Lama kuncup sampai mekar bisa memakan waktu sekitar 34 jam. Beda dengan Amorphophallus titanum yang bisa diamati perkembangannya. Kalau bunga bangkai bisa mekar hanya dalam waktu 24 jam.

"Rafflesia bisa tumbuh tergantung inangnya dan tidak bisa ditentukan. Kalau bunga bangkai ada sekitar 3 bunga yang mekar," imbuhnya.

Satu lagi, meskipun sama-sama bau bangkai Amorphophallus titanum baunya lebih menyengat. Bahkan kalau cuaca mendukung bisa mengeluarkan asap yang sangat bau.

Oleh sebab itu, mekarnya bunga bangkai pada waktu yang berdekatan dengan bunga Rafflesia patma diharapkan bisa membuat masyarakat dan wisatawan lebih memahami perbedaan di antara keduanya.

"Jadi, Jangan sampai ada kesalahan lagi. Kami harap pulang dari sini wisatawan bisa dapat ilmu pengetahuan," tutup Mustaid.

[Sumber: Detik]