5 TANTANGAN BOS BARU BLACKBERRY



Research in Motion (RIM) selaku produsen Blackberry yang telah melakukan pergantian pimpinan didesak untuk segera merubah pola bisnis agar mampu bertahan di tengah kompetisi global

CEO Research in Motion (RIM) Thorsten Heins, yang baru ditunjuk pada Minggu (22/1/2012), didesak untuk segera melakukan perubahan bisnis perusahaan. Tidak hanya fokus pada perangkat keras, tetapi Heins juga diminta untuk fokus pada perangkat lunak yang selama ini banyak dikeluhkan pengguna.

Selama ini platform BlackBerry OS dinilai kalah bersaing dengan sistem operasi iOS buatan Apple ataupun Android dari Google. Namun, RIM masih memiliki BlackBerry 10 atau QNX yang kemungkinan bisa menjadi senjata pamungkas agar RIM kembali berjaya di tengah persaingan antarvendor ponsel.

Catatan dalam VentureBeat menyebutkan bahwa beberapa tahun lalu, kejatuhan RIM sulit diprediksi. Namun, jika mendengar kabar dari orang dalam di Silicon Valley, penurunan bisnis RIM sudah mereka prediksi sejak satu dekade lalu. 

Apa pun yang saat ini terjadi di tubuh RIM, Heins harus segera melakukan perubahan, di antaranya adalah:

1. Perbaikan software
Sejak tahun 2002, bisnis RIM selalu bergesekan dengan Silicon Valley. Bruce Dunlevie, partner di Benchmark Capital, pernah menyatakan bahwa perangkat keras RIM benar-benar terjebak di masa lalu karena tidak mendapat dukungan software yang mumpuni, apalagi bantuan dari Silicon Valley. Platform BlackBerry kian tertinggal dari iOS dan Android, apalagi vendor yang membenamkan platform tersebut mengalami sukses besar, misalnya Apple dan Samsung.

2. Pengembangan App World dan Developer
Untuk bisa bersaing dengan App Store milik Apple maupun Android Market dari Android, RIM didesak untuk memperbaiki toko virtual aplikasinya beserta pengembang (developer) yang menjual aplikasinya di sana. Ini dikarenakan App World masih dinilai kalah bersaing dan belum memberikan nilai tambah pendapatan bagi perusahaan jika dibandingkan dengan Android Market ataupun App Store.

3. Mengembalikan harga saham RIM
Sejak iPhone menanamkan teknologi global positioning system (GPS) dalam ponselnya pada 2008, pemegang saham RIM kehilangan 70 miliar dollar AS atau sekitar 82 persen dari nilai perusahaan. Hingga saat ini nilai perusahaan RIM hanya 8 miliar dollar AS, kalah jauh dibandingkan Apple yang masih 400 miliar dollar AS.

4. Meningkatkan penjualan ponsel BlackBerry
Berdasarkan sumber CNet, ponsel BlackBerry--terutama yang memakai platform BlackBerry 10--juga batal diluncurkan hingga pertengahan tahun 2012. Spekulasi tentang ketidaksiapan platform tersebut harus ditepis dengan peluncuran perangkat yang mumpuni, terutama yang lebih bagus dari perangkat sebelumnya. Ini dilakukan supaya RIM tak tertinggal semakin jauh dari pesaingnya.

5. Perbaikan BlackBerry Playbook
BlackBerry Playbook memang dianggap sebagai barang gagal bagi RIM karena produk tersebut tidak laku meski diobral habis-habisan. Pekerjaan Heins ke depan adalah meningkatkan penjualan tablet BlackBerry dengan platform yang andal dan memberikan keuntungan bagi developeraplikasi di dalamnya.